Dasar-Dasar JSP

Jsp menyediakan empat kategori tag, yaitu: directive, elemen scripting, komentar, dan action. Pada bagian ini kita tidak akan bicara tentang deklarasi variabel, struktur kontrol program, class dan method. Hal ini karena jsp didasarkan pada java, sehingga bagian-bagian tersebut sama dengan apa yang telah kita pahami pada label tentang pemrograman java.

1.Directive adalah sekumpulan tag yang menentukan tentang bagaimana dokumen yang berisi direktif ini akan diproses. Directive digunakan jsp untuk mengirimkan “pesan” ke jsp container. Directive, berguna untuk melakukan setting nilai global seperti deklarasi class atau method. Setting yang dilakukan oleh directive berlaku pada seluruh halaman atau hanya halaman itu saja.

Secara umum, sintaks directive adalah sebagai berikut:

<%@ nama_directive atribut1=”nilai1″ atribut2=”nilai2″ . . . %>

Directive pada JSP terdiri atas tiga jenis, dan tentu saja dengan fungsi yang berbeda-beda.

Page:
digunakan untuk mendefinisikan atribut-atribut yang terdapat pada halaman jsp. Atribut-atribut ini misalnya atribut language, import, info, errorpage dan lain-lain. Cara penulisannya dengan menggunakan tanda @ setelah tag jsp (<%), kemudian diikuti kata page dan atributnya.

Contoh: <%@ page language=”java” %>

Include:
digunakan untuk menyisipkan suatu berkas atau mengimpor suatu kelas. Cara penulisannya dengan menggunakan tanda @ setelah tag jsp (<%), kemudian diikuti kata include dan atributnya.

Contoh: <%@ include file=”/header.html” %>

Taglib:
digunakan untuk mendefinisikan tag-tag yang dibuat sendiri oleh pemrogram. Cara penulisannya dengan menggunakan tanda @ setelah tag jsp (<%), kemudian diikuti kata taglib dan atributnya.

Contoh: <%@ taglib uri=”http://jakarta.apache.org/taglibs/application-1.0&#8243; prefix=”app” %>

Baca lebih lanjut

Iklan

Data Flow Diagram (DFD) & Entity Relationship Diagram (ERD)

Data Flow Diagram (DFD)

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.Data_Flow_Diagram_Example

Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didisain untuk menunjukkan sebuah sistem yang terbagi-bagi menjadi suatu bagian sub-sistem yang lebih kecil dan untuk menggaris bawahi arus data antara kedua hal yang tersebut diatas. Diagram ini lalu “dikembangkan” untuk melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model-model yang terdapat di dalamnya.

Entity Relationship Diagram (ERD)

Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem  seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.

Notasi ERD

Ada sejumlah konvensi mengenai Notasi  ERD. Notasi klasik sering digunakan untuk model konseptual. Berbagai notasi lain juga digunakan untuk menggambarkan secara logis dan fisik dari suatu basis data, salah satunya adalah IDEF1X.

model-erd

Notasi-notasi simbolik yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram adalah sebagai berikut :

  • Entitas, Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.
  • Atribut, Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.
  • Relasi atau Hubungan, Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
  • Penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atribut dinyatakan dalam bentuk garis.contoh-erd

Derajat relasi atau kardinalitas

Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas adalah:

  • Satu ke satu (one to one), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • Satu ke banyak (one to many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Banyak ke banyak (many to many), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.

Secara umum metodologi ERD sebagai berikut:

metodologi

Sekian Postingan saya hari ini..
Jangan lupa like dan coment ya 🙂

Yang Baru Dari Android

Image      Image   Image                Android KitKat 

Mempersiapkan baru memperlakukan manis

Android adalah sistem operasi yang kekuatan lebih dari 1 milyar smartphone dan tablet. Karena perangkat ini membuat hidup kita begitu manis, setiap versi Android dinamai dessert: Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, dan Jelly Bean. Seperti semua orang menemukan kesulitan untuk menjauhi cokelat kami memutuskan untuk menamai versi berikutnya dari Android setelah salah satu memperlakukan cokelat favorit kami, Kitkat ®!

Untuk membuat rilis ini bahkan lebih manis, Kit Kat adalah memberikan Anda kesempatan untuk memenangkan Nexus 7 atau kredit Google Play. Hanya mencari khusus merek Kit Kat permen menampilkan robot Android di toko di dekat Anda.

Meski langkah kolabrorasi Android KitKat ini menuai banyak pujian, namun beberapa pakar berusaha memperingatkan keduanya lebih dini.

“Jika merek Anda terhubung dengan merek lain, baik dan buruknya akan terkait dengan merek tersebut,” Kata Simon Myers, seorang konsultan.

“Kalau salah satu merek memiliki masalah reputasi, akan sangat naif untuk berpikir bahwa merek Anda dan ekuitas merek Anda, tidak akan terpengaruh.”

Di masa lalu, Nestle pernah menuai kritik perihal cara mereka mempromosikan susu bubuk bayi di negara berkembang.

Beberapa kasus recall (penarikan kembali produk dari pasar) pernah menghinggapi Nestle. Salah satunya yang terjadi di Amerika dimana Nestle pernah merecall produk makanan anjing yang diduga mengandung bakteri Salmonella.

Google juga bukan sebuah brand yang bersih dari kontroversi. Salah satunya adalah laporan dari pemerintah Amerika yang menyebutkan bahwa Android merupakan sistem operasi yang paling banyak diincar oleh malware.

Jadi, akan seperti apa kolaborasi Google KitKat ini di masa mendatang? Kita tunggu saja Droiders! (tamat)

CARA MEMBUAT ANIMASI MASKING PADA MACROMEDIA FLAS 8

Animasi Masking

Animasi masking adalah animasi objek yang menutup objek lain sehingga objek yang ditutupi terlihat transparan. Layer masking ditandai dengan simbol . cara membuat layer mask adalah mengklik kanan mouse pada layer yang akan di masking lalu pilih menu mask.
 
Gambar 19. Cara merubah ke Animasi Mask Pada Layer
Latihan:
1. Buka lembar kerja baru, lalu ganti warna lembar kerja dengan warna hitam pada panel properti
 
Gambar 20. Mengubah Warna Background Pada Panel Properties
 
2. Klik Icon A pada toolbox, lalu ketik ANIMASI MASKING pada stage, dan letakkan di tengah stage atur setting font   seperti gambar 21
 
Gambar 21. Pengaturan Tulisan Pada Panel Properties
3. Klik frame 20, lalu klik menu insert > Timeline> Frame
4. Dobel klik Layer 1, ganti nama Teks
 
Gambar 22. Rename Layer
5. klik icon untuk menambah layer baru dan beri nama Lingkaran pada Layer baru
6. Klik Layer Lingkaran dan buat objek lingkaran denga warna biru, lalu letakkan objek tersebut di sisi kiri teks ANIMASI MASKING
 
Gambar 23. Letak Lingkaran pada Frame 1
7. klik frame 10, lalu kunci dengan mengklik menu >TimeLine>Keyframe
8. Pindahkan objek lingkaran disisi kanan teks ANIMASI MASKING
 
Gambar 24. Letak Lingkaran pada Frame 10
9. Klik frame 20, kemudian kunci dengan mengklik menu Insert >Timeline> Keyframe
10. Pindahkan objek lingkaran ke sisi kiri objek teks ANIMASI MASKING
 
 
Gambar 25. Letak Lingkaran Pada Frame 20
11.berikutnya, klik dan Aktifkan layer Lingkaran, lalu klik menu Insert>TimeLine>CreateMotion Tween
12. Buat layer lingkaran menjadi masking Layer dengan mengklik kanan layer Lingkaran, lalu pilih menu mask sehingga hasil akhir layer seperti terlihat pada gambar
 
Gambar 26. Penambahan Layer Mask